Di sebuah desa yang bertengger di lereng Gunung Andes yang berkabut, hidung Tupac kembang kempis menghirup udara dingin. Di zaman Kekaisaran Inca yang agung itu, anak-anak tidak bermain sepak bola. Mereka berlatih ketangkasan untuk bertahan hidup. Di desa itu, anak-anak terbagi menjadi dua kelompok yang sering berlatih bersama, tetapi diam-diam saling bersaing. Tim Elang , yang terinspirasi dari ketajaman burung kondor, terkenal mengandalkan strategi dan kerja sama. Sementara Tim Jaguar , yang terinspirasi dari kegagahan sang penguasa hutan, lebih percaya pada keberanian dan kekuatan. " Tim Elang selalu menang karena terlalu banyak berpikir, bukan karena berani! " ejek seorang anggota Tim Jaguar sambil tertawa. Seorang anak Tim Elang membalas dengan senyum tipis. " Setidaknya kami tidak asal menyerang tanpa rencana seperti kalian. " Tupac dan Cusi hanya saling berpandangan. Mereka memang saling menghormati, tetapi diam-diam sama-sama ingin membuktikan bahwa tim mere...
Hidup dengan Iman dan Hati. InsyaAlloh