saudaraku… Suatu hari Abu Darda’ mengirim sepucuk surat kepada saudaranya Salman al farisi. Ia menulis: “Mari kita mengunjungi bumi Allah yang disucikan!.” Salman ra membalas: “Sesungguhnya bumi (Allah) tidak mensucikan seorangpun dari penduduknya. Sesungguhnya hanya amal shalih-lah yang dapat mensucikan diri manusia.” (Mawa’izh as shahabah, Shalih Ahmad al Syami). Saudaraku.. Tanah haram, negeri yang disucikan; Mekkah, Madinah dan Baitul Maqdis memang tidak pernah membuat penduduknya suci. Dan tidak pula menjamin orang-orang yang mukim di sana berselimutkan hidayah. Atau terhindar dari salah, khilaf, dosa dan maksiat. Paman Nabi saw, yakni Abu Thalib. Semasa hidupnya dia berkorban jiwa, raga, harta benda dan seluruh potensi yang dimiliki untuk membentengi dakwah. Toh pada akhirnya, ia mati dalam keadaan kufur. Ada orang yang tinggal di dekat masjidil haram, tapi ia belum pernah melaksanakan rukun Islam yang kelima, padahal usianya sudah lebih dari lima puluh...
Hidup dengan Iman dan Hati. InsyaAlloh