Langsung ke konten utama

Memperbanyak Sedekah ^_^

“Harta benda ibarat air, carilah dari sumber yang jernih, lalu alirkan ke tempat-tempat yang membutuhkan. Harta benda yang mengalir sebagai amal saleh sosial menuju orang-orang yang kelaparan, terhimpit utang, tidak mampu membiayai pendidikan, tidak memiliki modal usaha, akan membersihkan jiwa. Sedang harta benda yang disimpan tidak mengalir dan mampat justru dapat membusukkan jiwa.”

“Dan amal sedekah itu hanyalah akan menambah seseorang makin banyak hartanya maka bersedekahlah kalian, niscaya Allah swt. Akan melimpahkan rahmat-Nya kepada kalian.” (HR Ibnu Abi Dunya)

Salah satu ciri harta yang berkah adalah baik dan halal cara mendapatkannya, memanfaatkanya, dan menyalurkannya. Harta yang berkah itulah yang akan membawa kesejahteraan bagi pemiliknya, lahir maupun batin. InsyaAllah
 Tujuanku memperbanyak sedekah adalah agar Alloh SWT memudahkan setiap urusanku di dunia dan di akhirat. Baik urusan dalam bidang kemudahan mencari materi, kemudahan dalam mencari jodoh, kemudahan dalam mendapatkan hidayah. Dengan sedekah aku senantiasa dekat dengan Alloh SWT, hatiku merasa tentram. Dan pada akhirnya dengan sedekah aku dapat mencapai cita2 akhiratku, karena mempermudah aku meraih surga..terhindar dari godaan SETAN yang terkutuk atas penyakit hati (kikir, iri, dengki)..
 
Semangat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Melembuhkan Hati

Jangan lupa membagikan artikel ini setelah membacanya Assalamu’alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh. Saudara-saudaraku seakidah : Sesungguhnya kelembutan, kekhusyu’an serta keluluhan hati kepada Sang Pencipta dan Yang membentuk hati-hati tersebut merupakan suatu pemberian dari Ar-Rahman (Yang Maha Penyayang) dan sebuah karunia dari Ad-Dayyan (Yang membuat perhitungan) yang patut mendapatkan maaf dan ampunan-Nya. Menjadi tempat perlindungan yang kokoh dan benteng yang tidak dapat ditembus dari kesesatan dan kemaksiatan. Tidaklah hati yang lembut kepada Allah Azza wa Jalla melainkan pemiliknya (adalah) seorang yang bersegara mengejar segala bentuk kebajikan dan sigap terhadap segala bentuk keta’atan dan keridhaan. Tiada kelembutan dan keluluhan hati kepada Allah Azza wa Jalla melainkan anda akan mendapati pemiliknya sebagai orang yang paling menaruh perhatian penuh terhadap segala bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah. Tiadalah ia diingatkan melainkan sege...

ETIKA ADMINISTRASI PUBLIK (DEFINISI, URGENSI, PERKEMBANGAN, DAN LANDASAN)

TUGAS TERSTRUKTUR ETIKA ADMINISTRASI PUBLIK (DEFINISI, URGENSI, PERKEMBANGAN, DAN LANDASAN) Disusun Oleh : KELOMPOK 1 Susanto P2FB12017 Regas Febria Yuspita P2FB12004 Rahmat Imanda P2FB12021 Ary Yuliastri P2FB12008 UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PURWOKERTO 2012 Etika Administrasi Publik (Definisi, Urgensi, Perkembangan, dan Landasan) Oleh : Kelompok 1 Pendahuluan Etika administrasi publik pertama kali muncul pada masa klasik. Hal ini disebabkan karena teori administrasi publik klasik (Wilson, Weber, Gulick, dan Urwick) kurang memberi tempat pada pilihan moral (etika). Pada teori klasik kebutuhan moral administrator hanyalah merupakan keharusan untuk menjalankan tugas sehari-hari secara efisien. Dengan diskresi yang dimiliki, administrator publik pun tidak hanya harus efisien, tapi juga harus d...

Budayakan mengantri

Seorang guru di Australia pernah berkata: “Kami tidak terlalu khawatir jika anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika” kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.” “Sewaktu ditanya mengapa dan kok bisa begitu ?” Kerena yang terjadi di negara kita justru sebaliknya. Inilah jawabannya: Karena kita hanya perlu melatih anak selama 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran berharga di balik proses mengantri. Karena tidak semua anak kelak akan berprofesi menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak menjadi Penari, Atlet Olimpiade, Penyanyi, Musisi, Pelukis dsb. Karena biasanya hanya sebagian kecil saja dari murid-murid dalam satu kelas yang kelak akan memilih profesi di bidang yang berhubungan dengan Matematika. Sementara SEMUA MURID DALAM SATU KELAS ini pasti akan membutuhkan Etika Mo...