Langsung ke konten utama
Mungkin engkau tak tahu dimana rizqimu, tapi rizqimu tahu dimana engkau..

Dari langit, laut, gunung dan lembah, Rabb yang Maha Rahmaan wa Rahiim memerintahkan tuk menujumu..

Bukankah Bunda Hajar berlari-lari tujuh kali bolak-balik dari bukit Shafa ke bukit Marwah, tetapi zamzam justru terbit dari kaki bayinya?

Ikhtiar itu laku.. Rizqi itu kejutan.. Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa, datang dari arah yang tiada terduga..

Tugasnya cuma menempuh jalan halal, Allah-lah yang melimpahkan bekal..

Jum'at Mubarokah saudara-saudariku fillah.. Semoga Allah senantiasa curahkan barokah-Nya untuk kita hingga Jum'at Mubarok berikutnya tiba..

Allahumma Aamiin..


 Untuk mengetahui ibadahmu diterima atau tidak, cukuplah kau lihat bekasnya. Jika setelah ibadah kau lebih takut melakukan maksiat, maka itulah tanda ibadahmu diterima.

Untuk mengetahui ilmumu manfaat atau tidak, cukuplah kau lihat bekasnya. Jika dg ilmu yg kau pelajari itu kau lebih dekat dg Tuhan, maka itulah tanda ilmumu manfaat.

Untuk mengetahui rezekimu barokah atau tidak, cukuplah kau lihat bekasnya. Jika dg rezeki itu kau lebih banyak terlaku kebajikan, maka itulah tanda rezekimu barokah.

Semangat Pagi


 Ya Allah aku ingin sekali mencintai-Mu seperti siang yang tak pernah ingkar memberikan terang..

Seperti juga halnya malam jika gelap kan selalu ada pelita sebagai penerang..

... Aku ingin mencintai-Mu dengan sebenar-benarnya cinta, namun ku sadari terkadang hati ini lalai karena dunia yang nampak indah membuatku terlena..

Ya Rabb.. ampunilah aku, rengkuh kembali aku dalam dekap kasih-Mu, agar aku tak jatuh dalam lembah cinta yang semu..

Ya Allah ku mohon karuniakanlah cinta-Mu, cinta yang tak kan lekang oleh perputaran waktu..

Dan jika kelak sudah saatnya tiba,karuniakan pula diriku pendamping hidup yang juga mencintai-Mu, aamiin —

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Cara Melembuhkan Hati

Jangan lupa membagikan artikel ini setelah membacanya Assalamu’alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh. Saudara-saudaraku seakidah : Sesungguhnya kelembutan, kekhusyu’an serta keluluhan hati kepada Sang Pencipta dan Yang membentuk hati-hati tersebut merupakan suatu pemberian dari Ar-Rahman (Yang Maha Penyayang) dan sebuah karunia dari Ad-Dayyan (Yang membuat perhitungan) yang patut mendapatkan maaf dan ampunan-Nya. Menjadi tempat perlindungan yang kokoh dan benteng yang tidak dapat ditembus dari kesesatan dan kemaksiatan. Tidaklah hati yang lembut kepada Allah Azza wa Jalla melainkan pemiliknya (adalah) seorang yang bersegara mengejar segala bentuk kebajikan dan sigap terhadap segala bentuk keta’atan dan keridhaan. Tiada kelembutan dan keluluhan hati kepada Allah Azza wa Jalla melainkan anda akan mendapati pemiliknya sebagai orang yang paling menaruh perhatian penuh terhadap segala bentuk ketaatan dan kecintaan kepada Allah. Tiadalah ia diingatkan melainkan sege...

Cara Mendidik Balita Menjadi Anak Yang Sholeh

Memiliki anak sholeh merupakan dambaan setiap keluarga. Di samping sebagai penerus keturunan, kelak anak sholeh juga akan menjadi investasi di masa yang akan datang. Pada usia dini, seorang anak akan lebih mudah untuk menerima perubahan ketimbang ketika ia telah dewasa. Dan pada usia dini itulah, masa pembentukan jati diri, pola pikir dan watak sang an ak sedang berproses. Dalam masa pembentukan itulah, orangtua hendaknya memberikan perannya secara optimal. Orangtua harus mampu memberikan pengaruh positif kepada sang anak. Isilah kepala, hati dan jiwa anak anak yang sedang dalam proses pembentukan tersebut dengan nilai nilai yang baik. Orang tua harus dapat menjadi filter bagi berbagai unsur negatif yang dapat merusaknya. Jangan sampai sang anak justru memperoleh pengaruh-pengaruh negatif dari luar. Untuk itu, langkah terbaik untuk menjadikan seorang anak menjadi sholeh/sholehah hendaknya dilakukan sejak dini. Saat memorinya belum terkontaminasi dengan pengaruh-peng...

Sedekah yuks

"Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqarah: 245) "Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. Pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) dan Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 261)